“Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan,” kata Agung dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Agung, pelaksanaan forum internasional tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran para kepala daerah, delegasi, dan organisasi internasional diperkirakan dapat mendorong aktivitas berbagai sektor.

“Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM hingga pariwisata akan bergerak,” jelasnya.

Selain mendorong perekonomian, Agung menilai forum tersebut menjadi kesempatan bagi Pekanbaru untuk memperkenalkan potensi daerah sebagai tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional.

Pemkot Pekanbaru juga akan memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, hingga potensi investasi di berbagai sektor.

Selama berada di Pekanbaru, para delegasi dijadwalkan mengikuti seminar internasional mengenai pembangunan kota hijau. Mereka juga akan melakukan kunjungan ke Sekolah Hijau, Bank Sampah, serta sejumlah proyek Green City Pekanbaru.

Selain agenda formal, para delegasi juga akan diperkenalkan dengan kekayaan budaya Melayu melalui gala dinner yang digelar di Rumah Singgah Tuan Kadi.