“ERB pertama kali dilaksanakan pada 2019 dan masih terus berlanjut hingga saat ini. Dengan mengusung tema ‘Laksamana Raja di Laut’, Tim ERB 2026 nantinya akan berlayar menggunakan KRI Lepuh. Rencananya ada sebanyak Rp8 miliar uang layak edar yang disiapkan BI Riau,” ujar Panji.

Sasar Sejumlah Wilayah Kepulauan

Dalam ekspedisi tahun ini, sejumlah wilayah menjadi sasaran distribusi uang rupiah, di antaranya Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Mendol, Sungai Guntung, dan Pulau Tebing Tinggi.

Tim ERB 2026 terdiri dari perwakilan KPw BI Riau, KPw BI Kepulauan Riau, KPw BI Lhokseumawe, KPw BI Sulawesi Tengah, KPw BI Lampung, KPw BI Pematangsiantar, serta tim dokumentasi.

Selain memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar, rangkaian kegiatan ERB 2026 juga mencakup pemantauan kondisi ketahanan pangan, pengembangan UMKM, digitalisasi keuangan, layanan kas keliling, serta sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

BI Riau juga akan melakukan penanaman pohon mangrove di Rupat Utara sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ekspedisi.