NUSANTARANEWS.ASIA, LINGGA – Di tengah kebutuhan hidup yang terus menjadi perhatian keluarga, bantuan sosial bukan sekadar paket kebutuhan pokok.

Bagi keluarga yang membutuhkan, bantuan tersebut dapat menjadi penopang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara bagi anak-anak, perlengkapan sekolah menjadi bentuk dukungan agar mereka tetap bersemangat belajar dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.

Semangat itulah yang mewarnai penyaluran 750 paket bantuan sosial berupa sembako dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (21/10/2026).

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan yang diinisiasi Dinas Sosial Provinsi Kepri tersebut. Kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Camat Lingga dan menyasar masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lingga, Lingga Utara, dan Lingga Timur.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kepri, Nenny Dwiyana Nyanyang, bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Bagi pemerintah daerah, program ini bukan hanya tentang menyerahkan bantuan, melainkan juga memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian, sementara anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan menyiapkan masa depan.

Bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat. Di sisi lain, perlengkapan sekolah diberikan untuk mendukung kebutuhan belajar anak-anak tingkat SD.

Dua bentuk bantuan tersebut menyentuh kebutuhan yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Ketika kebutuhan dasar keluarga terbantu, orang tua diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Nyanyang mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada anak-anak agar menjadikan bantuan perlengkapan sekolah sebagai penyemangat untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan mengejar cita-cita.

“Saya berharap bantuan perlengkapan sekolah dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan hari ini. Pendidikan tetap menjadi bagian penting dari upaya mempersiapkan generasi muda yang mampu tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi daerahnya.

Menurut Nyanyang, anak-anak perlu memperoleh dukungan agar dapat mengembangkan potensi diri. Sebab, kualitas generasi penerus akan turut menentukan arah pembangunan Kepri pada masa mendatang.

“Bantuan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga mencerminkan upaya pemerintah untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat serta mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan di Kabupaten Lingga tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Agenda ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program perlindungan sosial, terutama melalui peningkatan pemahaman mengenai sistem perlindungan sosial digital yang baru dirilis pemerintah.

Sosialisasi diarahkan untuk memperkuat peran agen di tingkat akar rumput, termasuk aparatur desa, pengurus RT/RW, dan relawan, dalam mendukung proses verifikasi, pendataan, serta penyaluran bantuan sosial.

Keterlibatan unsur masyarakat di tingkat lokal diharapkan membantu memperbaiki kualitas data penerima manfaat. Dengan pendataan yang lebih akurat dan proses yang transparan, program bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran.

Langkah ini menjadi penting agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program perlindungan sosial.

Sebab, keberhasilan bantuan sosial tidak hanya ditentukan oleh jumlah paket yang disalurkan, tetapi juga oleh ketepatan penerima dan keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Penyaluran 750 paket bantuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kabupaten Lingga, pemerintah kecamatan, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi lintas pemerintahan diperlukan agar persoalan kesejahteraan sosial dapat ditangani secara lebih terarah, mulai dari identifikasi keluarga yang membutuhkan hingga penguatan akses terhadap layanan sosial dan pendidikan.

Melalui Dinas Sosial Provinsi Kepri, pemerintah daerah berupaya menghadirkan program yang tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga mendukung pembangunan manusia dalam jangka panjang.

Di Kabupaten Lingga, bantuan sembako diharapkan membantu keluarga memenuhi kebutuhan pokok, sedangkan perlengkapan sekolah menjadi dukungan bagi anak-anak untuk terus menempuh pendidikan.

Pada akhirnya, keberhasilan program semacam ini tidak semata-mata diukur dari jumlah bantuan yang dibagikan. Ukuran yang lebih bermakna adalah sejauh mana bantuan tersebut benar-benar meringankan beban keluarga, mendukung keberlangsungan pendidikan, dan membuka peluang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, Pemprov Kepri berharap perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat terus diperkuat, seiring upaya membangun generasi muda yang cerdas, berkualitas, dan siap menjadi bagian dari kemajuan Kepulauan Riau. (Iman)