NUSANTARANEWS.ASIA, BATAM – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Rumah Sakit BP Batam (RSBP) yang akan diperingati pada 14 Agustus 2026, BP Batam bersama Rumah Sakit BP Batam (RSBP) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam menggelar kegiatan bakti sosial donor darah.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhakti RSBP sekaligus upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pelaksanaan donor darah berlangsung dengan antusiasme tinggi. Sejak kegiatan dimulai, ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi untuk berpartisipasi. Tidak hanya pegawai BP Batam dan tenaga kesehatan RSBP, masyarakat umum juga turut hadir sebagai pendonor sukarela.

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para pendonor menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah terus meningkat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara BP Batam, RSBP, PMI Kota Batam, serta masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan di Kota Batam.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait saat dikonfirmasi KE Groups pada Selasa (4/8/2026) pagi mengatakan bahwa pihaknya meninjau langsung pelaksanaan donor darah dan menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat.

“Tadi saya melihat langsung pelaksanaan donor darah dalam rangka Hari Bhakti RSBP tanggal 14 Agustus mendatang. Luar biasa antusias dari seluruh lapisan masyarakat, baik itu dari BP Batam sendiri maupun masyarakat umum. Apresiasi setinggi-tingginya untuk masyarakat yang telah menyumbangkan darah mereka untuk kebutuhan darah ke depannya,” ujar Ariastuty.

Menurut Ariastuty, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang memberikan manfaat besar bagi sesama. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, baik untuk penanganan kecelakaan, operasi, ibu melahirkan, maupun pasien dengan penyakit tertentu.

Ia menambahkan bahwa Hari Bhakti RSBP tidak hanya menjadi momentum peringatan perjalanan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui berbagai kegiatan sosial.